Blog Post

blog post

PROKAL.COSAMARINDA – Respons cepat Polsekta Samarinda Utara. Begitu mendapat laporan terkait teror yang dilakukan Damanhuri Kota Dajjal (DKD), sebuah geng remaja yang berlokasi di Jalan Damanhuri, Kelurahan Mugirejo, Sungai Pinang, langsung ditindaklanjuti, Sabtu (22/10).

Semua tempat, dari warung internet (warnet) sampai lokalisasi disisir. Tak hanya itu, polisi juga menggelar razia. Hasilnya, Ipin (27) yang diyakini sebagai ketua DKD berhasil diamankan. Dalam keterangannya, Ipin lahyang membentuk geng yang saat ini beranggotakan 16 remaja tersebut. Saat dilakukan tes urine, Ipin dinyatakan negatif mengonsumsi zat adiktif.

Kanit Reskrim Polsekta Samarinda Utara Ipda Wawan menyebutkan, bahwa razia tersebut bertujuan untuk cipta kondisi untuk kawasan Samarinda Utara. Khususnya untuk menertibkan kawasan Damanhuri dari DKD. “Ipin sekarang dalam pengamanan. Kalau tidak ada laporan 1x24 jam, kemungkinan dia akan kami pulangkan dengan catatan wajib lapor,” ujarnya, kemarin (23/10).

Yang pasti, pihak kepolisian Samarinda Utara akan tetap melakukan pemantauan di kawasan tersebut, bahkan mereka sudah mengantongi nama dari 16 anggota DKD. “Semuanya dalam proses penyidikan lebih lanjut,” tegasnya.

Keberadaan DKD kian mengkhawatirkan. Mulai hanya berkumpul, belakangan mereka mulai berani menebar teror ke warga.  Para anggotanya melakukan kegiatan negatif seperti mabuk-mabukan, berinhalan (menghirup aroma zat kimia), hingga menyalahgunakan narkoba. Aktivitas mereka pun mulai menjadi sorotan kepolisian.

Untuk diketahui, terungkapnya keberadaan DKD setelah seorang warga mengunggah rasa gundahnya ke media sosial Facebook. Akun bernama Cici Yessy Octaria tersebut mengungkapkan kegundahan lantaran anaknya turut tercebur dalam pergaulan negatif itu. Dalam unggahan tersebut, dia menjelaskan sebelum bergabung ke DKD, anaknya tergolong penurut dan tertib.

Dalam unggahan itu pula, dia membeber betapa mudahnya anak-anak tersebut mendapat narkoba. Dia kemudian mendapat kabar, keselamatan anaknya di kelompok itu juga tengah terancam. Tak ingin melihat jumlah korban bertambah, akun media sosial Facebookbernama Cici Yessy Octaria berharap instansi terkait bisa bantu menindak.

http://kaltim.prokal.co/read/news/281821-ini-nih-bos-dajjal-damanhuri-16-anggotanya-juga-dibidik

  • Share This Story

Komentar (0)

Leave a comment